Agustus 30, 2016

Sisi Positif dari Drama Korea yang Bisa Kita Ambil



Hai.. hai.. setelah kemarin sempat heboh dan terjadi hura hara di timeline ku gara-gara katanya banyak dampak negatif dari nonton drama korea, nah sekarang aku mau bahas tentang sisi positif yang kita bisa ambil dari drama korea. Nggak adil donk kalau cuma sisi negatif yang di bahas tapi sisi positifnya nggak dibahas? Aku #TeamKdrama yang menurut aku drama korea itu layak buat ditonton tanpa perlu memikirkan dampak-dampak lain yang akan ditimbulkan di kehidupan nyata kita.

Kita bahas satu-satu ya, tentang sisi positif dari drama korea yang bisa kita ambil dan mungkin bisa kita jadikan cerminan dikehidupan nyata kita.


1. Rasa patriotisme

Masih inget dong sama drama Descendants Of The Sun yang kemarin sempat mewabah demamnya di beberapa negara bahkan juga di Indonesia. Selain dari cerita, pemainnya yang oke banget, tema dari drama ini juga jadi pilihan drama ini jadi drama yang patut dicintai. Sosok Kapten Yoo Si Jin dan Alpha Teamnya yang rela berjuang buat perdamaian dunia. Setelah drama ini sosok tentara berseragam tiba-tiba menjadi idola baru. Bahkan mungkin mulai banyak anak muda yang bercita-cita untuk menjadi seorang tentara. Positif donk ya? Secara tidak langsung menumbuh rasa patriotisme dan cinta tanah air. Belum lagi sosok Yoo Si Jin yang jadi idola nggak cuma para cewek tapi juga para cowok. Duh jadi kangen sama Big Boss *.* 

Drama Descendants Of The Sun

2. Pekerja Keras

Banyak cerita di drama korea yang menceritakan cerita ala cinderella. Dimana si miskin yang akhirnya happy ending dengan si kaya sang Prince Charming. Tapi dibalik happy ending itu, perlu digaris bawahi juga kalau buat bisa dapetin apa yang kita impikan, ada harga yang harus dibayar lewat kerja keras. Rata-rata remaja di Korea itu mengambil kerja part time buat memenuhi kebutuhannya. Bahkan artis dan idol sekalipun sebelum mereka sukses banyak yang mulai dari nol dengan menjadi penjaga toko, kerja di restoran, dll. Happy ending yang biasa mereka sambut dengan komen "namanya juga drama korea", perlu banget ngelihat prosesnya juga. Semangat pekerja keras yang diajarkan di drama korea juga bisa kita ambil hikmahnya. Mau sukses? sehari ambil 2-3 part time kerjaan. Berjuang mengejar waktu buat tetap melanjutkan sekolah juga. Itu penting lho!

Drama Cinderella and Four Knights

3. Persahabatan

Ketika banyak yang sibuk dengan perselingkuhan dan tikung menikung, di drama korea menyajikan cerita persahabatan yang manis banget. Banyak scene yang real nyata bisa kta temui di kehidupan sehari tentang persahabatan. Tentang sahabat yang nggak cuma lihat background kita anak siapa dan lahir dari keluarga seperti apa. Persahabatan yang nggak melulu hura-hura, tapi support satu sama lain. Persahabatan yang kadang curiga, emosi dan bertengkar tap pada akhirnya sahabat adalah tempat dimana kita bisa kembali kapan saja. Dijamin bakal bikin kamu ngerti, seberapa penting sahabat itu.

Drama Age Of Youth

4. Ketulusan hati

Dari drama korea kita bisa belajar banyak tentang ketulusan hati juga. Cinta nggak melulu berlaku buat mereka yang bertubuh sempurna, tapi buat mereka yang juga punya kekurangan secara fisik. Alangkah indahnya kalau kita terapkan di dunia nyata sehari-hari dimana nggak perlu ada diskrimasi atas cinta buat mereka yang punya kekurangan fisik.

Drama The Winter The Wind Blows

5. Bahagia itu sederhana

Ya, bahagia itu sederhana. Buat pasangan muda yang biasa menghabiskan waktu berfoya-foya dan berhura-hura dengan alasan mencari kebahagiaan. Perlu banget tuh nonton drama korea. Bahagia itu nggak melulu dengan hal-hal yang serba wah, tapi hal-hal sederhana juga bisa bikin kalian bahagia. Nggak percaya? belum di coba aja. Sekali-kali coba nonton drama korea deh biar lebih meresapi arti "bahagia itu sederhana" ala drama korea :)

Drama Doctors

7. Tradisi dan Kebudayaan

Kalau dibilang drama korea cuma ngajarin gaya hidup yang katanya menurut mereka tidak sewajarnya di negara bagian timur, coba ditengok lagi deh karena orang Korea itu kental dengan adat kebudayaannya. Mulai dari tradisi, pakaian adat, sejarah, perayaannya dan kebudayaan mereka yang santun. Drama korea itu ada drama bergenre Saeguk juga lho, yang bahas sejarah dimasa lampau dan itu dijamin nggak bakal ada rok mini atau hotpant. Di Korea juga tidak diperkenankan memanggil orang yg lebih tua dengan sebutan nama. Itu mutlak! Seandainya mau manggil untuk orang yang baru dikenal dan tidak tahu usianya, biasanya memanggil dengan tambahan -ssi (Novi-ssi) yang artinya meng-"anda"kan. Di Indonesia, dengan yang usia yang lebih tua bisa manggil nama, atau bro, sist, dll. Di Korea juga punya adat memperingati kematiian orang terdekat di setiap tahunnya dengan perayaan sederhana, dan itu rutin tiap tahun dijalankan. Tradisi makan di Korea pun juga mengharuskan yang lebih tua untuk makan terlebih dahulu. Sopan kan? Untuk beberapa part dari drama korea mungkin memunculkan scene atau adegan yang kurang pantas, tapi percayalah setidak pantasnya adegan tersebut pasti ada batasannya. Karena ada lembaga sensor juga di Korea sana. Bahkan netizen Korea lebih kritis lagi karena apapun yang serasa tidak pantas akan langsung mendapatkan protes keras. Di Indonesia sinetron anak sekolah udah pada pacar-pacaran dan peluk-peluk juga. Bukan kah itu juga nggak pantas sebenernya? Mari kita lebih bijak ya :) 

Drama Scholar Who Walks Night

Sebenarnya artikel ini kurang lebih menjadi pembelaan, buat mereka disana yang merasa baru nonton sekali atau dua kali drama korea dan tiba-tiba bisa berkesimpulan nonton drama korea itu tidak membawa hal baik tapi justru mendatangkan keburukan, silahkan berpendapat tetapi di mohon untuk lebih bijak saja :)






6 komentar:

  1. Yang aku suka dari drakor itu sinematografinya sih, walaupun drama (yang kalo di Indonesia kurang lebih kedudukannya sama kayak sinetron) tapi proses syuting drama Korea nggak main-main. Kerjanya profesional. Mereka bahkan punya jurusan yang khusus mempelajari cara kerja drone dalam proses syuting coba.
    Dan yang paling bikin ngiri sih penghargaan mereka yang tinggi terhadap script writer, gajinya gilaaaaaaaaa.. xD
    Kalo sisi negatif mah, semua negara pasti punya :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau urusan itu emang ga ada duanya mba. Makan ramen aja di ambil gambarnya bisa sedemikian rupa dan berujung bikin kita pgn bikin mie instan :D Script Writer jd akarnya drama bgt sih ya mba.. Hohoh..

      Hapus
  2. Sayang na---
    JTBC Drama Age Of Youth
    Cuman 12 episode doang-ang-ang
    *Line story rapi & berbobot #Padahal

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hohoh iyaaaa syg bgt. Jeitibisi skrg udah mulai bangkit ngejar tvn dg drama2 yg udah lumayan bgs jg..

      Hapus
  3. Postingan i i kan yg waktu itu lahirnya prematur :)))

    Gpp Mpie jd "tulisan pembelaan", kalo ada negatifnya pasti ada positifnya donk... Biar mereka2 yg demen nge-judge #teamdrakor melek juga.

    *doyannya menghakimi, situ hakim??* :p

    BalasHapus
  4. kadang aku suka ngiri kalau menceritakan persahabatan disana, yang bilang sahabat tuh benar-benar selalu ada dalam suka maupun duka, tapi teman yang nyebelin juga tetap aja ada ya.. hehe

    BalasHapus