April 12, 2018

Tips Urus Visa Korea Sendiri Untuk Freelancer


Sebelumnya aku udah share tentang cara membuat visa Korea Selatan sendiri, tapi sebelumnya yang aku bahas adalah pengajuan visa untuk karyawan. Nah, tahun ini insyaallah bakal balik ke Korea Selatan lagi, dan ada beberapa tips apply visa Korea Selatan buat freelancer yang bakal aku share karena tahun ini aku pergi sama dongsaeng yang kebetulan udah nggak kerja kantoran lagi tapi freelancer.

Buat yang belum punya pekerjaan tetap, visa Korea Selatan tuh seperti momok tersendiri karena pengajuan visa Korea Selatan bisa dibilang susah-susah gampang. Banyak kasus juga yang katanya udah pernah beberapa kali ke luar negeri dan saving juga udah lumayan banyak tapi pengajuan visa ditolak. Iya, ada yang kayak gitu!

Nah kebetulan tahun lalu aku sama temen yang kebetulan berangkat bareng, kita ngajuin visa bareng juga tapi nggak bisa langsung approved visanya kayak punya ku, harus lewatin tahap konfirmasi ulang by phone dan interview by phone juga baru akhirnya lolos itu visa. Nunggunya udah deg-degan parah. 


Nah kali ini justru beda cerita, justru freelancer tapi proses visanya malah lebih cepet dan langsung approved. Tanggal 3 April 2018 aku urus visa, terus tanggal 9 April 2018 pagi aku cek status masih under review. Aku iseng cek lagi sorenya dan ternyata status udah approved! Pengajuannya dua visa satu aplikasi dan approvednya bareng. 

Buat kamu yang belum punya pekerjaan tetap atau kerjaannya online shop jangan takut buat apply visa Korea Selatan. Aku ada beberapa tips apply visa Korea Selatan buat para freelancer nih.

1. Kelengkapan dokumen
Lengkapi dokumen yang dibutuhin, lampirin data selengkap-lengkapnya. Dokumen apa saja yang dibutuhin untuk apply visa bisa cek disini

2. SPT PPH21 
Salah satu bukti keuangan yang dibutuhin adalah SPT PPH21, nah kalau buat yang nggak punya bukti potong PPH21 gimana? Nggak usah panik. Bikin aja surat pernyataan dalam bahasa Inggris dan tanda tangan bermaterai. Jangan lupa juga rekening koran 3 bulan terakhir juga surat referensi banknya ya. Pokoknya jaga banget alur keluar masuk keuangan selama 3 bulan itu. Kalau ada rekening lebih dari satu bisa dilampirin juga, karena kadang kayak duit di rekening gaji kering banget karena udah dipindahin ke rekening tabungan. Jadi aku lampirin rekening koran di rekening gaji dan mutasi 3 bulan terakhir rekening tabungan. Duit di rekening tabungan jarang ada duit keluarnya jadi kalau cuma itu aja yang dilampirin nanti alur keuangan dibilang nggak sehat karena cuma da duit masuk nggak ada duit keluar. 

3. Struk gaji
Buat yang nggak punya struk gaji, bisa pakai surat kontrak freelancer dari tempat kamu kerja dan bertanda tangan materai ya dan lampirin tanda terima gaji freelance yang kamu dapet. Kalau buat yang buka online shop bisa lampirin invoice yang keluar atau bukti order di tiap bulannya untuk bukti penghasilan.

3. Surat keterangan bekerja
Surat keterangan kerja buat aku gampang mintanya, karena tinggal minta ke HCM atau bikin surat pernyataan dari atasan pakai kop surat dan stempel kantor. Buat yang freelancer gimana? Ini juga bisa disiasatin. Surat keterangan kerja digunakan untuk jaminan bahwa kamu terikat pekerjaan di Indonesia dan mengharuskan kamu balik dalam waktu yang sudah ditentukan. Jadi intinya kamu pergi ke Korea Selatan dengan biaya sendiri dan dipastikan bakal balik ke Indonesia. Sebagai gantinya bisa pakai surat pernyataan dari orang tua ya. Jadi surat pernyataan yang tanda tangan orang tua, menerangkan bahwa kamu akan pergi ke Korea Selatan tanggal sekian sampai tanggal sekian dengan biaya dari kamu sendiri, orang tua menjamin kamu bakal balik ke Indonesia dan nggak bakal cari kerja di sana.

4. Pengajuan satu aplikasi 
Apabila kamu berencana buat pergi rame-rame sama temen, saat pengjuan visa pakai satu aplikasi aja. Jadi satu aplikasi bisa buat beberapa visa. Pas dateng ke Kedubes buat minta no antrian, nanti ditanya "buat berapa orang?" dan kemarin aku bilang dua orang, jadi di no antrian udah di note buat dua orang dan bakal terima tanda terimanya juga buat dua orang sekaligus. Kenapa mesti bareng dan nggak satu-satu aja? Karena kalau barengan itu berarti ada jaminan di Korea Selatan kamu nggak sendiri dan bakal berangkat serta pergi bareng-bareng juga. Memperkecil kemungkinan kamu bakal ngegembel di Korea sendirian kalau *amit-amit* terjadi sesuatu :D


5. Tiket pesawat
Disebutin kalau bukti booking tiket pesawat itu nggak perlu dilampirin karena bukan salah satu syarat dokumen, tapi alangkah baiknya kalau dilampirin juga karena itu buat jaminan kalau kamu bakal balik di tanggal yang tertera di tiket. Buat yang saldo di rekening nggak terlalu banyak juga bisa jadi pertimbangan kalau saldo rekening kamu itu cukup buat kamu hidup di Korea Selatan, karena tiket pulang pergi udah kamu beli jadi kamu nggak butuh extra budget untuk beli tiket lagi.

Kemarin sempet was was juga karena temen ku nggak punya penghasilan tetap tapi alhamdulillah visanya disetujui dengan berbagai surat pernyataan yang dilampirin.

Kedubes Korea Selatan kabarnya sekarang juga mempermudah tentang kriteria pelolosan visa, dan buat kamu yang udah pernah minimal sekali ke Korea Selatan bisa ngajuin Multiple Entry Visa. Kalau Single Entry Visa hanya bisa diajukan sekali saja dan seandainya berencana ingin ke Korea Selatan lagi harus mengurus visa dari awal. Sedangkan buat kamu yang punya Multiple Enty Visa bisa keluar masuk Korea Selatan bebas visa selama 5 tahun dengan masa tinggal max 30 hari untuk sekali kunjungan. Biaya untuk Single Entry Visa 40 USD (544 ribu) dan untuk Multiple Entry Visa 90 USD.

Aku kemarin baru baca tentang informasi Multiple Entry Visa yang kini lebih mudah, kalau tahu bisa apply Multiple Entry Visa aku bakal apply yang Multiple karena lumayan bisa free selama 5 tahun. Ya siapa tahu bisa balik lagi dan lagi di tahun-tahun yang akan datang ye kan? :D

Semoga bikin kasih sedikit pencerahan buat yang mau apply visa Korea Selatan ya :)



0 comments:

Posting Komentar