Desember 28, 2016

Tempat-tempat Berlibur yang Menawan di Swiss


Berlibur ke luar negeri pastilah menjadi impian semua orang. Kalau kamu ingin melakukan perjalanan liburan ke Eropa, jangan lupa berkunjung ke Swiss. Negara yang berada di Eropa Tengah ini menyajikan tempat-tempat menawan untuk dikunjungi. Negara yang berbatasan dengan Jerman, Austria, Liechenstein, Italia, dan Perancis ini sudah terkenal sebagai salah satu tujuan liburan yang paling diimpikan.

Untuk melakukan perjalanan ke Swiss, kamu bisa memesan tiket pesawat Garuda Indonesia tujuan Bandara Zurich. Cek harga tiket Garuda Indonesia terlebih dahulu di situs agen perjalanan agar kamu bisa mendapatkan promo-promo menarik. Memanfaatkan diskon tiket pesawat sangat dianjurkan, sehingga kamu bisa menekan biaya perjalanan.

Apa sajakah tempat-tempat berlibur yang menawan di Swiss?

Kota Zurich
Setibanya di Bandara Zurich, tentu saja tempat pertama yang dapat langsung kamu nikmati keindahannya adalah Kota Zurich. Bangunan-bangunan khas Eropa yang eksotis segera memikat mata kamu. Kamu perlu menggunakan Zurich Card selama berjalan-jalan agar bebas menggunakan transportasi umum. Bahkan bisa mendapatkan potongan harga bila ingin memasuki museum-museum di Zurich.

Salah satu wilayah di Zurich yang juga harus kamu kunjungi adalah Kota Tua di mana terdapat bangunan-bangunan bersejarah. Terletak di sebelah Sungai Limmat dan Danau Zurich. Air di dalam danaunya sangat jernih. Sebagai negara dengan penganut agama mayoritas Katolik Roma, maka di sini terdapat banyak gereja-gereja tua, di antaranya St Peter yang dibangun sejak tahun 1538.

Sumber foto: indotravelers.com
Museum-museum di Zurich, seperti Museum Nasional Swiss dan Museum Seni akan menambah wawasan kamu. Sebagaimana halnya kota besar lainnya, maka di Zurich juga tersedia banyak pertokoan untuk wisata belanja. Kamu ingat jam tangan Swiss yang fenomenal, bukan? Ya, kamu bisa membelinya langsung di negara produsennya.


Taman Nasional Swiss
Negara Swiss terkenal dengan Pegunungan Alpen yang selalu berselimutkan salju. Pegunungan ini terletak di Taman Nasional Swiss. Didirikan tahun 1914, di dalam taman ini terdapat banyak satwa yang hidup bebas. Taman nasional ini termasuk ke dalam Cagar Biosfer UNESCO. Keberaadaannya yang utama adalah untuk melindungi dan menjaga flora dan fauna dari jamahan tangan manusia yang tak bertanggung jawab.

Kamu juga akan menemukan fauna-fauna unik yang selama ini beum pernah kamu lihat dengan mata telanjang, seperti Elang Emas, Hering Berjanggut, Kambing Gunung, serta aneka bunga yang indah. Tentu saja para pengunjung tidak boleh mengganggu kehidupan flora dan fauna tersebut, tetapi kamu tetap diperbolehkan melakukan aktivitas fisik seperti berjalan santai dan berolahraga di kawasan ini.

Semua pengunjung hanya berada di Clamanna Cluozza atau Hotel Par Naziunal II Fuon agar tidak berpencar di taman seluas 172,3 kilometer persegi ini. Di mana ada 21 jalur hiking yang bisa dijelajahi dengan ketentuan menaati peraturan seperti larangan membuang sampah, memegang bunga apalagi memetiknya, membawa anak-anak di bawah umur, membawa anjing, berkemah, dan bersepeda.

Sumber foto: eropa.panduanwisata.id
Untuk melihat hewan-hewan liar, hanya boleh dilakukan dari jauh karena hewan-hewan tersebut tergolong buas dan berbahaya. Kamu bisa masuk ke Taman Nasional ini mulai dari pukul 08.30 pagi sampai pukul 06.00 sore tanpa dipungut biaya. Selain itu juga ada Schmelzra Mueum dan National Park Centre yang tak kalah menariknya.


Geneva Jet D’eau
Air mancur yang berada di Geneva (Jenewa) ini termasuk air mancur tertinggi di dunia karena mencapai 140 meter dan menjadi simbol Kota Jenewa sejak tahun 1891. Menurut wikipedia, air mancur ini ada di Danau Jenewa yang mana kemudian mengalir ke Sungai Rhone. Air mancur ini menjadi logo resmi UEFA 2008.

Air mancur ini akan menunjukkan atraksi berupa kemunculan air mancur bervolume 7000 liter air ke udara dan pengunjung dapat menyaksikannya di dermaga yang ada di sebelah kiri danau. Pertama kalinya air mancur ini muncul sekitar tahun 1886 di Coulouvreniere.  Tadinya air mancur ini adalah katup pengaman jaringan listrik hidrolik, tetapi tekanan Danau Rhone yang kuat membuatnya melepaskan air setinggi tiga  puluh meter dan langsung menjadi obyek perhatian.

Sumber foto: travelingyuk.com
Rupanya kejadian itu sangat menakjubkan di mata wisatawan, sehingga air mancur ini akhirnya dipindahkan ke lokasi danau lainnya yang lebih terbuka. Dilengkapi lebih banyak pompa, jadilah air mancur yang sangat tinggi. Pada musim panas, air mancur ini beraksi di bulan Mei sampai September, mulai dari pukul 9.30 sampai 23.15. Lalu pada akhir bulan Maret-April dan pertengahan September-Oktober, air mancur ini akan muncul pada hari Senin sampai Jumat jam 10 pagi dan Sabtu-Minggu jam 10-10.30 pagi.

Buat kamu yang ingin menyaksikan air terjun ini saat berkunjung ke Jenewa, tentunya kamu harus datang pada waktu-waktu tersebut.

Happy traveling ^^


2 komentar:

  1. taman nasional swiss keren banget ya kak tempatnya..

    BalasHapus
  2. duhh swiss tempatnya bagus" :v , tapi kyk nya kalo indonesia wisata alamnya ga kalah bagus deh haha. nice artikel.
    mampir jg kesini kakPariwisata siapa tau butuh info tmpt wisata lainnya. makasih

    BalasHapus