Desember 29, 2015

Asal Usul Kembang Api yang Jadi Simbol Kemeriahan


Sebentar lagi semua orang di seluruh dunia akan merayakan hari pergantian tahun, tepatnya pada 1 Januari 2016. Satu hal yang ga akan absen dari perayaan tahunan tersebut adalah kembang api. Bahkan di beberapa negara, kembang api dibuat menjadi bentuk-bentuk yang menarik sehingga membuat orang yang menyaksikan terpana dan terpukau.


Ga bisa dipungkiri lagi kembang api sudah menjadi salah satu sektor bisnis yang menjanjikan. Bahkan di Indonesia sendiri ada beberapa momen tertentu yang pasti bakal membuat para pedagang kembang api untung besar, misalnya saat hari lebaran, tahun baru, dan sebagainya.
Kembang api sendiri awal mulanya berasal dari Tiongkok. Di mana percikan api yang cantik ini mulai dikenal oleh masyarakat sejak abad pertama masehi. Ga ada yang tahu siapa tepatnya orang yang pertama membuat kembang api. Tapi yang jelas, masyarakat Tiongkok di masa itu mencampurkan belerang dengan arang untuk membuat kembang api. Setelah itu campuran tersebut dimasukkan ke dalam bambu dan memunculkan ledakan serta semburan api saat dibakar. Di situlah awal mula petasan serta kembang api.

Di samping itu masyarakat Tiongkok ternyata punya cerita mengenai tokoh yang berperan penting dalam penemuan kembang api. Tokoh tersebut bernama Li Tian, yang kemudian diperingati setiap tanggal 18 April oleh masyarakat Tiongkok. Hingga saat ini pun Negeri Tirai Bambu masih menjadi produsen penting kembang api di dunia. Terutama di kawasan Liu Yang yang menjadi pusat produksi kembang api Tiongkok.

Bahkan setelah digunakan oleh masyarakat Tiongkok dan India, masyarakat Inggris pun mulai mengenal dan menggunakan kembang api. Pada saat itu Inggris masih dipimpin oleh Ratu Elizabeth I, di mana upacara kerajaan Inggris sering menggunakan kembang api. Tapi ga bisa dipungkiri bahwa gemerlap kembang api juga bisa memberikan bahaya terhadap lingkungan sekitar.

Berkaca pada kejadian tahun 1770, di mana ada kembang api yang meledak tak terkendali pada saat upacara pernikahan Raja Louis XVI dengan Antoinette yang menyebabkan 800-an orang tewas. Di Indonesia pun aparat mulai waspada dengan jenis petasan dan kembang api karena tak sedikit peristiwa kebakaran yang disebabkan oleh dua benda tersebut.

Sekali lagi berhati-hati selalu ya :)


0 comments:

Posting Komentar